Kembali Menulis di Media Sosial
Ada masa ketika saya begitu aktif menulis di media sosial. Hampir setiap hari ada saja yang saya bagikan, mulai dari cerita sederhana tentang aktivitas sehari-hari, pengalaman kerja, perjalanan, hingga pemikiran yang muncul secara spontan. Menulis saat itu terasa begitu alami, seperti berbicara dengan teman lama yang selalu siap mendengarkan. Namun seiring berjalannya waktu, kebiasaan itu perlahan menghilang. Kesibukan, rutinitas, dan berbagai aktivitas lainnya membuat saya semakin jarang membuka ruang untuk menulis. Media sosial yang dulu menjadi tempat berbagi cerita berubah menjadi sekadar tempat melihat informasi lalu berlalu begitu saja. Munculnya Keinginan untuk Kembali Menulis Suatu hari saya membuka kembali tulisan-tulisan lama yang pernah saya bagikan. Saat membacanya, saya menyadari bahwa tulisan bukan sekadar rangkaian kata. Tulisan adalah jejak perjalanan hidup, tempat tersimpan berbagai kenangan, harapan, perjuangan, dan pelajaran berharga. Dari situlah muncul keinginan un...